6 Tips Penting Saat Menjalani Umroh Januari, Umroh Musim Dingin

Informasi terkait kondisi musim di Arab Saudi menjadi pengetahuan yang penting bagi jemaah yang ingin melakukan ibadah umrah. Berbeda dengan Indonesia, Arab Saudi merupakan negara yang memiliki iklim gurun. Di sini terdapat dua musim, yakni musim dingin dan musim panas.

 

Biasanya, musim panas terjadi pada rentang bulan Juni hingga Agustus. Sementara musim dingin berlangsung pada bulan November hingga Februari. Selain itu, pada bulan Maret hingga Mei merupakan momen dengan kondisi yang normal di Arab Saudi.

Dengan kondisi tersebut, melakukan aktivitas umrah di bulan April tentunya butuh persiapan yang berbeda dengan umroh Januari. Berbeda pula jika Anda memilih untuk melakukan umrah di bulan Juni. Persiapan harus dilakukan sesuai dengan kondisi cuaca yang tengah terjadi di Tanah Suci.

Bagi Anda yang memilih untuk melakukan umroh Januari, maka harus bersiap-siap untuk menghadapi suhu dingin padang pasir. Musim dingin di Arab Saudi memang tidak sampai memunculkan hujan salju. Namun, pada saat musim dingin, suhu di sana bisa mencapai angka 2 derajat Celsius.

Musim dingin tentu menjadi hal yang cukup asing bagi masyarakat Indonesia. Jadi, kalau Anda adalah salah satu jemaah yang memilih untuk melaksanakan umroh Januari, harus melakukan persiapan khusus dalam menghadapi musim dingin.

 

Berbagai ancaman serangan penyakit bisa terjadi di musim dingin. Mulai dari penyakit saluran pernapasan, pilek, gatal-gatal, mimisan, bibir pecah-pecah, gangguan pada tulang dan otot, hingga dehidrasi. Jemaah yang menderita penyakit berisiko tinggi seperti: jantung, asma, rematik, ataupun kencing manis akan merasakan cobaan yang berat saat melaksanakan ibadah umroh Januari.

Untuk itu, sebelum melakukan keberangkatan, setiap jemaah seharusnya melakukan cek kesehatan di rumah sakit atau puskesmas terdekat. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan jemaah.

Sebagai tambahan, tips berikut juga menjadi hal yang perlu diperhatikan:

  1. Biasakan mengonsumsi makanan yang bergizi, terutama makanan empat sehat lima sempurna. Mulai dari daging, sayuran, buah, dan susu. Selain itu, biasakan untuk makan dan minum dalam kondisi yang hangat.
  2. Minum yang cukup. Berada di lingkungan yang sangat dingin, jemaah juga diharuskan untuk membiasakan diri minum 1 gelas air putih setiap satu jam. Idealnya, jemaah harus mengonsumsi air putih 5 – 6 liter per hari.
  3. Istirahat yang cukup. Jemaah disarankan untuk tidur dengan durasi 6 – 8 jam sehari. Jangan lupa untuk memakai selimut, karena kondisi cuaca yang sangat dingin.
  4. Khusus untuk jemaah yang memiliki penyakit berisiko tinggi, disarankan untuk mengikuti anjuran dokter. Mulai dari konsumsi makan hingga persediaan obat-obatan.
  5. Pastikan untuk membawa jaket hangat, kain ihram yang tebal (untuk laki-laki), krim pelembap kulit, selimut, dan tentunya obat-obatan pribadi. Akan lebih baik kalau membawa obat organik. Tujuannya, agar tidak ada efek samping yang merugikan. Bagi yang menderita alergi, pastikan untuk membawa salep atau minyak gosok.
  6. Siapkan suplemen dan multivitamin. Hal ini sangat perlu, karena pada saat musim dingin, kondisi di Arab Saudi sangat ekstrem. Tidak hanya suhu dingin, Anda juga harus menghadapi suasana dengan kelembapan tinggi. Hal ini bisa mengakibatkan tubuh tidak nyaman. Dan, itu bisa diatasi dengan konsumsi multivitamin dan suplemen. 


Ingat, melakukan aktivitas ibadah umrah memang sangat penting. Namun, menjaga kesehatan selama proses ibadah juga tidak kalah pentingnya. Kalau kesehatan Anda terganggu, maka umroh Januari yang Anda jalani juga akan terganggu. Tentu tidak mau seperti itu, kan?

 

Bagikan :

Berita terkait :