Bagi jamaah yang ingin berangkat umroh khususnya di tahun 2019, jamaah bisa menyesuaikan keberangkatan umroh denga memilih paket umroh dengan mempertimbangkan 3 hal, yaitu waktu, biaya dan cuaca.

Waktu dan biaya umroh

Jika jamaah memilih umroh di musim menjelang ramadhan maka biaya yang dibutuhkan lebih besar, pertama karena pada musim tersebut peminat umroh meningkat, kedua, disaat bersamaan maskapai penerbangan yang menuju ke Tanah suci mengalami persaingan ketat. Tentu saja itu akan berpengaruh pada harga paket umroh. Jika jamaah ingin mencari harga paket umroh, pilihlah di bulan Januari, Februari, Maret, dan April. Pada kurun waktu tersebut, harga paket umroh akan lebih bersahabat di kantong anda.

Cuaca

Arab Saudi memiliki iklim gurun dengan pembagian musim. Juni sampai Agustus musim panas, November sampai Januari musim dingin dan Februari sampai Mei kondisi normal dengan suhu normal seperti di Indonesia.

Bagi jamaah yang ingin mengejar pahala umroh dan tidak bermasalah dengan cuaca serta punya anggaran yang lebih. Maka jamaah bisa memilih umroh di bulan Ramadhan karena berumroh di bulan ini, pahalanya sama besar dengan pahala berhaji. Tapi tidak berarti umroh di ramadhan bisa mengantikan ibadah Haji. Jamaah tetap diwajibkan ibadah Haji (dengan syarat mampu) walaupun sudah berumroh di bulan ramadhan

Referensi biaya umroh yang wajar menurut Kemenag adalah 20 juta

Berdasarkan keputusan menteri agama nomor 221 tahun 2018 tentang BPIU referensi maka biaya umroh yang wajar adalah 20 juta dengan perhitungan jamaah umroh berangkat dari bandara Soekarno-hatta. Biaya ini meliputi maskapai penerbangan, transportasi bus AC, hotel, konsumsi, bimbingan, Visa, kesehatan, perlindungan dan administrasi.

Hindari paket umroh beresiko

  1. Biaya murah antara 5 juta sampai 15 juta
  2. Jarak pembayaran pelunasan dengan waktu keberangkat terpaut jauh
  3. Fasilitas yang disediakan mewah tapi dengan harga yang sangat murah
Bagikan :

Berita terkait :