Keterangan Gambar : NU peduli
Depok, Ahad, 12 Juli 2026 — Di tengah derasnya arus kehidupan yang kerap mengikis kepedulian, UPZIS NU Cipayung memilih menjadi mata air yang tak pernah berhenti mengalir. Setiap amanah zakat, infak, dan sedekah ditunaikan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang membutuhkan. Bertempat di Sekretariat Majelis Ta'lim Al Azka Ni'am, Taman Jaya, Cipayung, Depok, puluhan anak yatim dan kaum dhuafa kembali menerima santunan dalam suasana penuh haru, hangat, dan sarat keberkahan.
Bagi UPZIS NU Cipayung, berbagi bukan sekadar agenda tahunan ataupun seremoni sesaat. Ia adalah ikhtiar yang terus dijaga, langkah dakwah sosial yang dipelihara, serta bukti bahwa keberadaan lembaga harus benar-benar menghadirkan manfaat yang nyata di tengah masyarakat.
Setelah sebelumnya sukses merealisasikan berbagai program pentasarufan ZIS berupa beasiswa bagi murid berprestasi, bantuan pendidikan untuk murid dhuafa, serta pengadaan kursi roda bagi penyandang disabilitas, hari ini manfaat itu kembali ditebarkan. Setiap rupiah amanah umat menjelma menjadi senyum, harapan, dan doa yang melangit dari bibir anak-anak yatim dan saudara-saudara dhuafa.
Dalam sambutannya, Ketua UPZIS NU Cipayung, Ustadz Imam Dahuri, menyampaikan pesan yang sederhana, namun menghunjam ke relung hati.
"Jangan pernah bosan menebar manfaat untuk sesama. Sebab hidup yang paling mulia bukanlah tentang seberapa banyak yang kita miliki, melainkan seberapa luas manfaat yang mampu kita berikan kepada orang lain." Pesannya.
Sementara itu, dalam mau'idhah hasanah, Ustadz Zacky Banyu Bening mengingatkan bahwa jalan sedekah adalah jalan yang tidak pernah membuat seseorang miskin. Beliau mengutip sabda Rasulullah Saw: ,مَا نَقَصَ مَالٌ مِنْ صَدَقَةٍ, artinya; "Harta tidak akan berkurang karena sedekah." (HR. Muslim)
Beliau menjelaskan bahwa setiap sedekah yang dikeluarkan sejatinya bukanlah kehilangan, melainkan titipan yang dipindahkan Allah Swt menjadi keberkahan, ketenangan hidup, keluasan rezeki, dan pahala yang terus mengalir hingga akhirat. Apa yang tampak berkurang di mata manusia, justru dilipatgandakan oleh Allah dengan cara-cara yang tak pernah disangka.
Acara semakin syahdu dengan lantunan shalawat dan pembacaan maulid oleh team hadroh AL AZKA NI'AM dan doa-doa yang dipanjatkan bersama. Senyum polos anak-anak yatim menjadi saksi bahwa kasih sayang tidak selalu hadir dalam kemewahan, tetapi sering kali lahir dari tangan-tangan yang ikhlas memberi.
UPZIS NU Cipayung meyakini bahwa membangun peradaban tidak selalu dimulai dari langkah yang besar. Ia bermula dari kepedulian, dari uluran tangan, dari sepotong rezeki yang dibagikan dengan tulus, lalu tumbuh menjadi gerakan kebaikan yang menguatkan umat.
Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah yang tak terputus, mengundang keberkahan bagi para muzakki, munfiq, donatur, relawan, serta seluruh masyarakat yang telah mempercayakan amanahnya kepada UPZIS NU Cipayung.
Karena sejatinya, harta terbaik bukanlah yang tersimpan di dalam genggaman, melainkan yang telah sampai kepada mereka yang membutuhkan. Dan manusia terbaik bukanlah yang hidup untuk dirinya sendiri, tetapi yang kehadirannya menjadi rahmat bagi sesama.
Yakinlah, sedekah membawa ketenangan hati sekaligus memberi manfaat bagi banyak orang.
Tulis Komentar