Sibalore, Purbalingga - Desa Losari adalah desa dengan hamparan sawah ladang yang subur makmur dan hasil pertaniannya selalu berbuah manis. Semoga begitu juga dengan harapan para penduduknya selalu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Alhamdulillah, dipenghujung bulan Dzulqo’dah 1447 Hijriyah atas ijin Allah Swt telah terlaksana dengan penuh khidmat dan penuh keberkahan acara Tabligh Akbar dan Launching SDTQ Pondok Pesantren La Raiba pada Ahad, 17 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam ikhtiar mencetak generasi Qur’ani yang beradab, berakhlak mulia, dan berprestasi. Acara berlangsung meriah dengan penampilan santri, do’a bersama, serta tausiyah yang penuh motivasi dan inspirasi.
Dalam menyampaikan sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren La Raiba, Ustadz Muhammad Hamdan Arrozie, M.S.I, menjelaskan; “Dengan mengusung semangat ‘Menyemai Adab, Menanam Hafalan, Membentuk Generasi Qur’an yang Berkarakter dan Berprestasi’, SDTQ La Raiba hadir sebagai lembaga pendidikan yang memadukan ilmu, adab, dan Al-Qur’an. Semoga Allah Swt memberikan keberkahan, kemudahan, serta menjadikan Pondok Pesantren La Raiba sebagai wasilah lahirnya generasi penerus umat yang shalih dan bermanfaat”. Ujarnya.
Menyemai adab adalah suatu cara berperilaku yang mencerminkan akhlak mulia, sopan santun dan penghormatan terhadap orang lain.
Mempelajari ilmu dari seorang guru tidak akan terasa manfaatnya, kecuali dengan hafalan, mudzakarah dan rajin bertanya. Hal tersebut akan menghadirkan pengagungan ilmu di dalam hati seorang pembelajar, dengan selalu menyibukkan diri dengan ilmu. Menghafal adalah menyibukan saat sendirian, waktu bersama teman untuk mudzakarah, dan waktu bersama guru manfaatkan untuk bertanya.
Membentuk Generasi Qur’ani
yang berkarakter akan tercermin dalam sikap santun, rendah hati, menghormati
perbedaan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Mereka tidak hanya
unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan yang teguh, mandiri
dan di tengah masyarakat. Insya Allah, barokallahu fii kum.
Tulis Komentar