Depok - Jam’iyyah
Silaturrahmi Sholat Subuh (J3S) Gabungan Korwil Citayam Depok resmi menutup
sementara (tawakuf) kegiatan rutinnya menjelang masuknya bulan suci Ramadhan
1447 H. Kegiatan yang biasa dilaksanakan setiap Ahad subuh tersebut, pada Ahad
(8/2), digelar di Masjid Jami’ Subulus-Salam, Komplek Pondok Pesantren As-Salamah,
Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.
Kegiatan tawakuf ini dihadiri para guru, kyai, asatidz, serta seluruh pengurus DKM masjid dan mushola yang tergabung dalam Subuh Gabungan Korwil Citayam Depok.
Kehadiran Wali Kota Depok, Dr. H. Supian Suri, MM., menjadi perhatian tersendiri dalam kegiatan sholat subuh gabungan kali ini, karena dalam sambutannya, ia banyak menjelaskan program yang bersinggungan langsung dengan jama'ah yang hadir, tidak hanya Wali Kota Depok, turut pula hadir Camat Cipayung Muhammad Reza dan Lurah Bojong Pondok Terong Adi Supriyadi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Depok menyampaikan sejumlah rencana pembangunan infrastruktur di wilayah Citayam dan Cipayung. Ia mengungkapkan bahwa di wilayah Citayam akan segera dibangun underpass guna mengurai kemacetan akibat perlintasan kereta di dekat Stasiun Citayam. Saat ini, Pemerintah Kota Depok tengah melakukan proses pembebasan lahan dan menargetkan pembangunan underpass rampung pada tahun 2028. Proyek tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Depok, Pemerintah Kabupaten Bogor, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Selain itu, Supian Suri juga menyampaikan bahwa kawasan Tanah Merah Cipayung akan menjadi gerbang tol yang menghubungkan Jakarta dan Bogor. Proses pembebasan lahan telah mencapai hampir 80 persen. Namun demikian, ia menyoroti pentingnya pembebasan lahan di Jalan H. Muhidin agar tidak menimbulkan titik kemacetan baru di kemudian hari.
Di bidang pendidikan, Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Depok saat ini tidak berfokus pada pendirian sekolah baru, melainkan mendorong dan membiayai sekolah-sekolah yang ada untuk menjadi sekolah rintisan. Hingga kini, tercatat 49 sekolah telah bergabung dalam program tersebut, terdiri dari 14 MTs dan selebihnya SMP, dengan bantuan sebesar Rp.3 juta per siswa per tahun.
Ketua Koordinator Subuh Citayam atau J3S, KH. Ishaq Ismail, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jam’iyyah Subuh ini didirikan pada 2 Agustus 1999 oleh almaghfurlah Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf. Saat ini, terdapat sedikitnya 54 masjid dan mushola yang tergabung dalam J3S Korwil Citayam Depok, mencakup lima kecamatan, yakni Cipayung, Sawangan, Pancoran Mas, Bojong Gede, dan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren As-Salamah, KH. Bahrudin Toyyib, menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota Depok yang tetap menyempatkan hadir di tengah kesibukannya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara, mengingat Masjid Subulussalam masih dalam tahap pembangunan.
Suasana hangat juga terasa ketika Bendahara J3S, Kyai Rusli Permana, menyampaikan sindiran ringan kepada Wali Kota terkait kebutuhan anggaran kegiatan Jam’iyyah Subuh. Ia mengutip QS. Al-Baqarah ayat 261 tentang keutamaan berinfak di jalan Allah. Respons spontan pun datang dari Wali Kota dengan memberikan bantuan tunai sebesar Rp.10 juta tanpa melalui pengajuan proposal.
Kegiatan Jam’iyyah Silaturrahmi Sholat Subuh yang biasanya berakhir pukul 06.00 WIB, pada kesempatan tawakuf ini berlangsung lebih lama hingga pukul 06.30 WIB. Sekjen Subuh Gabungan, Kyai Mido, menyampaikan bahwa kegiatan akan kembali dibuka pada 19 April 2026 di Masjid Jami’ Annaja atau yang dikenal sebagai Masjid Sendok Citayam.
Tawakuf
ini menjadi momentum refleksi menjelang Ramadhan sekaligus mempererat
silaturahmi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam bingkai kebersamaan
ibadah subuh berjamaah. ///Husaini
Tulis Komentar