081286968485

Jemaah Haji RI Nikmati Layanan Makkah Route (Fast Track), Tidak Perlu Antri Imigrasi di Arab Saudi.Oleh : AHMAD NURUL IKHWAN (Pengasuh Rubrik Catatan Qolbu)

$rows[judul]

Banten - Dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026 M / 1447 H, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) memastikan tertatanya proses pemberangkatan calon jemaah lewat penerapan Mekkah Route (fast track). Kemenhaj telah mengoperasionalkan layanan Makkah Route (fast track) di empat bandara internasional keberangkatan calon jemaah haji, diantaranya; Soekarno-Hatta (Cengkareng), Adi Soemarmo (Solo), Juanda (Surabaya), dan Sultan Hasanuddin (Makassar) menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah, Arab Saudi, dan di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf dalam keterangan resminya, Jumat (24/4/2026), mengatakan; "Kami mengapresiasi tinggi implementasi layanan Mekkah Route yang semakin memudahkan jemaah haji Indonesia. Proses yang terintegrasi sejak dari tanah air ini tidak hanya mempercepat layanan, tetapi juga memberikan kenyamanan dan kepastian bagi jemaah setibanya di Tanah Suci," ujarnya.

Mengutip dari laman resmi Kemenhaj, Mekkah Route merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga di Arab Saudi, termasuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kemenhaj, serta sejumlah otoritas terkait lainnya. Sejak diluncurkan pada 2017, program Mekkah Route ini telah melayani lebih dari 1,25 juta jemaah haji dari berbagai negara. Mekkah Route atau fast track ini bertujuan mempercepat proses keimigrasian jemaah haji sebelum keberangkatan hingga tiba di Arab Saudi.

Layanan fast track memungkinkan seluruh proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dapat diselesaikan di Indonesia. Dengan demikian, setibanya di Bandara Jeddah atau Madinah, jemaah tidak perlu lagi mengantri panjang dan dapat langsung menuju transportasi menuju akomodasi.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, yang turut hadir dalam peninjauan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. โ€œKami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi atas layanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia. Kehadiran fast track sangat memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi jemaah,โ€ ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menegaskan bahwa program fast track merupakan arahan langsung dari Raja Arab Saudi sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi para tamu Allah.

Secara keseluruhan terdapat sekitar 125.234 jemaah haji Indonesia yang menikmati layanan fast track pada tahun ini, termasuk pada penambahan layanan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Layanan ini memudahkan jemaah haji untuk mengurus seluruh proses keimigrasian Arab Saudi di Indonesia. Sehingga setibanya di Bandara Jeddah maupun Madinah, jemaah tidak perlu lagi mengantri panjang, membutuhkan waktu yang lama untuk proses imigrasi dan dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju hotel.

Kemenhaj menegaskan bahwa perluasan layanan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, khususnya dalam memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi seluruh jemaah sejak dari tanah air hingga tiba di Tanah Suci dan juga sekembalinya nanti. 

Semoga Jemaah umroh juga nantinya bisa menggunakan layanan fast track. Aamiin.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)

Instagram Feeds