081286968485

3 Hal yang Disukai Rasulullah SAW dan SahabatOleh : AHMAD NURUL IHWAN (Pengasuh Rubrik Catatan Qolbu)

$rows[judul]

Boponter – Rabu 7 Ramadhan 1447 H bertepatan 25 Februari 2026 M pengurus DKM Masjid Jami Al Ittihad Bojong Pondok Terong mengadakan kajian ba’da subuh yang disampaikan oleh KH. Madro’i dengan membuka kitab Nashaaihul Ibad karya Ibnu Hajar Al Asqolani yang menceritakan ketika Rasulullah Saw sedang berbincang bersama para sahabat. 

Pada suatu waktu, ketika Rasulullah SAW dan para sahabat mulia sedang berada di dalam suatu majelis. Rasulullah Saw kemudian membuka pembicaraan dan beliau bersabda, “Ada tiga hal yang sangat aku senangi di dunia, yaitu ; wangi-wangian, isteri shalehah dan ketenangan saat shalat.”

Mendengar sabda Rasulullah Saw, Abu Bakar Shiddiq Ra berkata; “Benar, wahai Rasulullah, aku pun menyukai terhadap tiga hal, yaitu senang melihat wajah Rasulullah Saw, menafkahkan hartaku kepada Rasulullah Saw, dan aku senang puteriku ada di bawah naungan Rasulullah”. Kemudian, Umar bin Khattab Ra menyahut; “Benar, wahai Abu Bakar, aku pun senang terhadap tiga hal; mengajak kepada kebaikan, melarang kemungkaran, dan berpakaian jelek.

Lantas, Usman bin Affan Ra menimpali, “Benar, wahai Umar dan aku pun menyukai tiga hal; yaitu mengenyangkan orang yang sedang lapar, memberi pakaian kepada orang yang tidak punya pakaian, dan membaca Al-Qur’an. Mendengar pembicaraan itu, Ali bin Abi Thalib Ra tidak mau ketinggalan, ia berkata, “Benar Usman, aku pun menyukai tiga hal; yaitu melayani tamu, puasa di musim panas, dan memukul musuh dengan pedang (perang).

Ketika mereka sedang berbincang-bincang, Malaikat Jibril As datang dan berkata, “Allah Swt telah mengutusku, ketika mendengar pembicaraan kalian. Allah Swt memerintahkan kepadamu (wahai Muhammad) supaya engkau bertanya kepadaku tentang sesuatu yang aku cintai apabila aku menjadi penghuni dunia.” Lalu Nabi Saw pun bertanya; “Apakah yang engkau cintai apabila menjadi penghuni dunia?”

Malaikat Jibril As menjawab; “Memberikan petunjuk kepada orang-orang sesat, menemani orang-orang yang ta’at kepada Allah Swt, dan menolong keluarga yang fakir.” Kemudian Jibril menambahkan; “Allah Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Agung mencintai tiga hal pada diri hamba-Nya, yaitu mencurahkan segala kemampuan dalam berbakti kepada Allah Swt, menangisi perbuatan maksiat, dan menahan diri ketika ada kebutuhan”.

Subhanallah, begitulah perbincangan orang-orang mulia dan berilmu manakala mereka berjumpa dan berkumpul dalam satu majelis. Perbincangan yang penuh dengan pengetahuan dan penghormatan, rasa cinta dan kasih sayang, serta kemuliaan yang menggambarkan akan kepribadian dan kecintaan kepada segala hal kebaikan.

Perbicangan orang-orang mulia ini termaktub dalam kitab Nashaaihul Ibad karya Ibnu Hajar Asqolani Bab Tsulatii Maqalah keempat puluh dua memberikan banyak pelajaran penting dalam upaya meningkatkan kualitas ibadah dan diri kita sebagai hamba Allah Swt dan mengokohkan jalinan persahabatan.

Wallahu a’lam bishoshowab.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)

Instagram Feeds