081286968485

Berpadunya KemuliaanOleh : Dr. Hasanudin Motivator Religi & CEO Menara Wisata Travel

$rows[judul]

Depok. Betapa indah malam penuh ibadah, ia mampu mencerahkan hati di pagi hari, kutak mau lekas puas, segera kubuka kembali lembaran mushaf, kudapati sinar hidayah menggoda tuk dihampiri, Sang Pencipta nan mulia berfirman, artinya: sesungguhnya kami menurunkannya (Al Quran) pada Lailatul Qadr (malam kemuliaan)” (Q.S. Al Qadr (97): 1) darinya kutahu bahwa ada sebuah malam nan begitu mulia, bernilai lebih baik dari seribu bulan.

Kucoba fahami lebih dalam lagi, mengapa malam ini begitu mulia? ternyata milyaran malaikat turun menyesakki bumi membawa berbagai macam urusan dengan idzin Tuhan mereka, maka malam itu menjadi penuh keselamatan hingga terbit fajar, Subhanaallah! Ternyata malam itulah yang pantas dipilih untuk diturunkan Al Quran nan mulia. maka berhimpunlah dua kemuliaan pada malam itu, yaitu kemuliaan Lailatul Qadr dan kemuliaan Al Quran.

Kembali kubertanya, mengapa dia diturunkan di malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan, sekaligus disunnahkan padanya untuk beri'tikaf? Mengapa bukan di sepuluh pertama atau kedua? Subhanallah keterpukauan ini semakin bertambah, karena Allah mengkehendaki kita menjumpai malam tersebut dalam keadaan diri telah mencapai kemuliaannya, sehingga hanya orang-orang yang memuliakan dirinya dengan beribadah sajalah yang akan memperoleh kemuliaan malam tersebut.

Maka kutak habis berpikir, bila masih ada diantara kita yang merindukan kebaikan lailatul Qadr namun dia tidak berusaha memuliakan dirinya dengan taqwa. Masih adakah yang mencari kemuliaan diserakan sampah dunia, dengan meninggalkan lumbung permata Ramadhan? Sempatkanlah diri untuk beri’tikaf meski sesaat.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)

Instagram Feeds