081286968485

Kunci Pemburu SurgaOleh : AHMAD NURUL IHWAN (Pengasuh Rubrik Catatan Qolbu)

$rows[judul]

Makkah – Banyak jalan menuju roma. Kutipan kalimat ini adalah penyemangat untuk semua dalam rangka menuju surga. Sejak masa perjuangan para sahabat Nabi Muhammad Saw sangat banyak yang mengabdikan diri untuk memburu surga melalui amalan ibadah sederhana namun istiqomah melakukannya, seperti; menjaga lisan, patuh atas perintah Allah Swt dan Rasulnya (taqwa), berinfak dalam kondisi lapang dan sempit, gemar membaca Al-Qur’an, menunaikan ibadah haji dan umroh dan berbakti kepada orang tua.

Dalam Al-Qur’an Surah An-Najm ayat 32 Allah Swt berfirman; “… Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia lebih mengetahui siapa yang bertakwa.” Ayat ini mengajarkan kesadaran diri, kerendahan hati dan menjauhi dosa-dosa besar seperti; syirik, sombong, dan lainnya. Ada beberapa kunci untuk memburu surga, diantaranya:

Pertama, menjaga lisan. Dalam kehidupan sehari-hari manusia sering tergelincir oleh lisannya. Lisan kerap mengucapkan kata-kata kotor, mencela, menghina orang lain, membicarakan keburukan, bahkan terkadang mengucapkan yang mengandung kesyirikan atau kekufuran. Rasulullah Saw bersabda; “Keselamatan manusia tergantung pada kemampuan menjaga lisannya”. (HR. Bukhori).

Karena itu, setiap muslim harus senantiasa mengoreksi diri dalam setiap perilaku, terutama dalam menjaga lisan. Sebab, kata-kata yang keluar dari lidah sangat mudah terucap, padahal dampaknya bisa besar bagi diri sendiri maupun orang lain.

Kedua, ta’at beribadah kepada Allah Swt dan Rasulnya (taqwa). Keta’atan dalam melaksanakan perintah Allah Swt seperti shalat, puasa, zakat, dan tidak melakukan perbuatan yang menjerumuskan pada kesyirikan yang mengundang murkanya Allah Swt. Dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 59 Allah Swt berfirman; “Wahai orang-orang yang beriman Ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Muhammad)...”

Untuk dapat memburu dan masuk surga sejatinya merupakan karunia Allah Swt. Namun, karunia itu harus diraih dengan istiqomah menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Surga adalah tempat yang kekal penuh kenikmatan. Allah menjanjikannya bagi hamba yang beriman dan beramal shaleh. Surga diberikan kepada mereka yang lulus dari ujian kehidupan, dan masuknya dengan rahmat Allah Swt.

Ketiga, berinfak atau shodaqah dalam kondisi lapang dan sempit. Allah Swt sangat mencintai hamba yang berbuat kebaikan saat kondisi lapang (berkecukupan) maupun sempit (kekurangan). Sebagaimana firman Allah-Nya dalam Surah Ali-Imron ayat 134; “(yaitu) orang-orang yang berinfaq, baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan”.

Keempat, gemar membaca Al-Qur’an. Membaca Al Qur’an adalah salah-satu amalan utama, sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan Imam At-Tirmidzi bahwa Rasulullah Saw bersabda; “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah (Al-Qur’an) maka baginya satu kebaikan. Satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, laam satu huruf, dan miim satu huruf.” Dalam hadist lain dari Imam Muslim; “Bacalah Al-Qur’an sesungguhnya ia datang pada hari kiamat memberi syafa’at bagi pembacanya”.

Kelima, menunaikan ibadah haji dan umroh. Manakala Allah Swt telah memberikan kesempatan berupa limpahan rezeki dan kemampuan untuk menunaikan ibadah haji dan umroh maka segera laksanakan. Karena memiliki keutamaan yang sangat terpuji, dosa diampuni, termasuk berinfaq di jalan Allah Swt, dan tentu saja haji yang mabrur tiada balasan kecuali surga. Rasulullah Saw bersabda: “Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga”. (HR. Bukhori dan Muslim).

Keenam, berbakti kepada orang tua. Berbakti pada orang-tua bukan sekadar kewajiban, melainkan meraih kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Berbakti padanya memiliki pahala utama setara haji dan umroh. Firman Allah Swt dalam QS. Al-Isra ayat 23; “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya”. 

Sesungguhnya sangat banyak jalan memburu surga yang dapat kita lakukan dari hal-hal sekecil apapun diantaranya; berdzikir, bersedekah dengan senyuman, tidak melakukan sesuatu tanpa dasar ilmu, dan tidak mengganggu kenyamanan orang lain. Wallahua’lam bishshowab.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)

Instagram Feeds