Depok. Kudapati lagi pesan Ramadhan yang begitu mengesankan, Rasulullah SAW bersabda,
artinya: “..bagi orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan yang ia rasakan. Yaitu
kebahagiaan saat ia berbuka, dan kebahagiaan saat ia berjumpa Tuhannya.” (H.R.
Bukhori), semoga kau sudi berbagi bersama, agar ia menjadi cahaya yang
menerangi langkah kita.
Jauh sudah tapak ini melangkah, kini hari ke delapan belas Ramadhan yang kita
jalani, kumasih berpacu terus tuk menundukkan nafsu, membangun benteng pertahanan
nan kuat bagi nafsu yang selalu menggerogoti iman, melemahkan kemauan, dan
menumpulkan kecerdasan, hingga saatnya nanti kudapat tersenyum puas merasakan
betapa manisnya kemenangan.
Setiap hari menjelang janganlah lupa tuk selalu memantapkan tekad perjuangan,
tataplah setiap tapak kaki yang akan kita pijak, tengoklah setiap pijakan yang
telah terlewat, meski tak mampu kita menghitung lipatan ganda pahala yang Allah
berikan, tetapi itu akan selalu menyadarkan kita bahwa kita tengah mengarungi
sahara perjuangan menuju taman orang-orang yang menang.
Pejuang yang tangguh akan tetap tersenyum menatap tujuan, pejuang yang sejati
akan selalu semangat sebelum meraih impian.. ingatlah, Ramadhan adalah bulan
perjuangan tuk membina diri menjadi pejuang sejati yang tangguh dan siap
menempuh tujuan hingga persinggahan Ramadhan berikutnya, dan akhirnya berlabuh
di Jannah meraih nikmat termulia yaitu menatap wajah Allah SWT, kita kah
pejuang itu?
Jangan tergoda dulu dengan kemenangan semu, melimpah ruahnya harta yang
didapat. jangan terpuaskan dulu dengan setitik kebahagiaan yang terpercik saat
berbuka puasa maghrib, di hadapan kita masih terbentang jalan nan panjang, duri
yang berserakan, kerikil nan tajam, jurang nan terjal siap menghalangi, cukup
tangguhkah kita tuk melaluinya? Mari tingkatkan lagi perjuangan di sisa
Ramadhan ini agar menghasilkan segunung kekuatan.
Tulis Komentar