Depok. Lembaran kelima hari Ramadhan telah di mulai, lembaran sebelumnya telah menjadi
kenangan tersimpan aman. Semoga diri masih tercerah harap dapat mengarungi
samudera kebaikan Ramadhan yang tak terbayangkan. Kucoba buka kembali lembaran
Al Quran, kuharap dapat berbagi bersama sahabat seiman,k utemukan diantara ayat tentang puasa beberapa harapan, diantaranya Allah SWT
berfirman, artinya:
โ...Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.
dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan
Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.โ (Q.S.
Al baqoroh: 185)
Kuterhenti sejenak berpikir, mampukah hamba menjadi pribadi
yang pandai bersyukur?
Sejenak fahamkan diri ini, ya Allah betapa puasa telah engkau mudahkan bagi
kami dari ummat-ummat terdahulu. Tidak seperti mereka, kita hanya wajib berpuasa
di siang hari saja. Betapa pelaksanaannyaa telah banyak Engkau ringankan,
sehingga orang sakit, musafir, orang tua tak merasa terbebani, dengannya hamba
menjadi sehat, karenanya hamba dapat merasakan derita lapar dan dahaga memahami
sekecil apapun nikmat yang telah hamba terima, dengannya hamba belajar
kesederhanaan, kedisiplinan, kesabaran dan jutaan pelajaran lainnya.
Tetapi mengapa masih banyak yang enggan? seharusnya kita berpikir berat
rasanya bila kita tidak berpuasa, semestinya kita beranggap rugi rasanya bila
meninggalkan Puasa, layaknya kita merasa sulit bila puasa tak terlaksana,
bukan sebaliknya! Semoga kita dapat menjalani ibadah puasa dengan penghayatan
syukur.
Tulis Komentar