Depok. Meski telah lewat, kuingin melampiaskan kerinduan, semoga masih
terukir kilauan iman, terimalah doa terindah kalimat tahni’ah Taqobbalallahu
minna wa minkum, kullu ‘aamin wa antum bikhair, semoga tak ada amal yang
tersia-sia, dan semoga senyum bahagia selalu terjaga hingga kita berjumpa Allah
‘Azza wa Jalla.
Di Penggalan waktu ini, masih teringat kuat masa-masa yang terlewat, Ya Allah
betapa Maha Kuasa Engkau yang Mengendalikan waktu. Kita lalui hari demi hari
bercampur rasa nan berbeda. Kita pernah begitu rindu dengan Ramadhan, kita juga
pernah merasakan tentram dalam dekap hangat Ramadhan, dan kini meski semangat
baja telah kita kenakan, namun kekhawatiran akan segera rapuh, lusuh, dan koyak
tak dapat kupendam.
Mungkin masih tersimpan baik pakaian lebaran, terpampang indah emas perhiasan,
terjaga rapi album kenangan, entah sampai kapan akan kita simpan, bahkan kalau
bisa tak boleh ia rusak ditelan zaman. Lihatlah begitu besar cinta yang Allah
tanamkan, betapa indah arti sebuah kenangan, ternyata kita begitu pandai dalam
merawat sesuatu yang berharga yang telah kita dapatkan.
Kuingin mengajak kita semua merenungkan, saat kita pintal benang iman ini
sehelai demi sehelai, ketika kita susun bangunan taqwa ini sebata-demi sebata,
saat indah nafsu dunia dapat kita tundukkan, saat mesra kita begitu dekaat
dengan Allah SWT, ketika lisan begitu segar dengan desah dzikir, saat irama
nafas seiring dengan tafakkur, saat nikmat kening sujud dalam munajat, lembaran
mushaf begitu akrab menjadi sahabat dan ketika setiap ayunan kaki, gerakan
tangan, bahkan mata, telinga bekerja dalam mengabdi kepada-Mu.. ya Allah,
sungguh karunia terindah-Mu yang pernah mengisi ruang hidup ini.
Sempat terpikir dalam hati, apakah kenangan ini hanya berlaku saat Ramadhan
saja, kucoba hancurkan sejenak lintasan pikiran tersebut, segera kukatakan
tidaak, Allah SWT adalah Tuhan sepanjang zaman, mengabdi kepada-Nya adalah
tugas hidup, bahkan kenikmatan yang pernah kita rasa akan semakin lezaat bila
kita dapat melakukannya di luar Ramadhan. Hamba yakin diri ini begitu lemah, tetapi kita pun harus yakin bahwa bimbingan
Allah SWT akan menguatkan kita, ujian dan fitnah hidup begitu besar namun
kebersamaan kita dengan Dzat yang Maha Besar dan pertolangan-Nya pun akan
menjadikan kita besar di hadapan masalah.. mari kita lanjutkan aktifitas
Ramadhan meski telah lewat.
Tulis Komentar